Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ilmuwan Bangkitkan Virus Raksasa Berumur 30.000 Tahun + Foto Penampakan


Virus-Raksasa
Mollivirus siberium

faktasantuy.com - virus raksasa dibangkitkan setelah 30.000 tahun 'mati'. Virus raksasa adalah virus yang berukurran sangat besar dibandingkan virus lainnya yang ukurannya yaitu 0,0002 inci. Sebuah virus raksasa yang telah diawetkan dengan baik di wilayah bagian utara Rusia, akan dibangkitkan kembali oleh para ilmuwan disana.

Dilansir dari Daily Mail, Minggu (13/9/2015), virus bernama Mollivirus siberium ini diklaim berumur 30.000 tahun!

Baca Juga: 10 Spesies Katak Paling Beracun Di Dunia

Virus raksasa yang ditemukan oleh French National Centre for Scientific Research ini disebut raksasa, karena ukurannya lebih berat dari setengah micron atau sekitar seperseribu milimeter (0.00002 per inci).

Mollivirus sibericum, yang diartikan sebagai 'virus lembut dari Siberia', berukuran 0,6 microns dan bisa dilihat menggunakan mikroskop biasa.

Virus-Raksasa

Virus raksasa dibangkitkan setelah 30.000 tahun mati

Cara membangunkan Mollivirus sibericum pun sangat mudah, ilmuwan hanya perlu menaruhnya pada hewan bersel satu, seperti amoeba.

Setelah berhasil bangun dari tidur panjangnya, ilmuwan berharap bisa mempelajari pola kehidupannya termasuk dampaknya pada lingkungan, apakah dia akan hidup atau mati dilingkungan baru.

Menurut ilmuwan, hal ini penting dilakukan, mengingat virus-virus tak dikenal yang sedang mati suri di daratan es kutub bisa saja dengan mudah hidup kembali akibat pemanasan global. Oleh karena itu lah, mereka perlu bersiap-siap jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Virus-Raksasa
Virus itu ditemukan oleh French National Centre for Scientific Research di wilayah dataran rendah Kolyma
Di sisi lain, membangunkan virus raksasa ini dari tidurnya juga bisa membahayakan umat manusia. Bagaimana tidak, selain memiliki ukuran yang lebih besar, susunan gen-nya juga lebih rumit. Alhasil, menghidupkannya bukanlah perkara mudah, terlebih ilmuwan sama sekali asing terhadap apa yang bisa dilakukan oleh Mollyvirus sibericum.

"Jika kami tidak berhati-hati, kami bisa saja membangunkan virus mematikan seperti virus cacar 'smallpox' jenis baru yang dikira sudah punah," ujar Jean-Michel Claverie, pimpinan tim peneliti FNC.

Menurut informasi yang beredar, Mollivirus sibericum mempunyai total gen hingga 500 buah. Berkali-kali lipat dari virus flu yang hanya memiliki 8 gen maksimal.

Sejauh ini, penelitian terkait Mollivirus sibericum telah dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Nah itulah artikel mengenai virus raksasa dibangkitkan setelah 30.000 tahun 'mati', semoga bisa menjawab rasa penasaranmu ya.

Sumber: Liputan6

Baca juga: 10 Tanaman Paling Beracun Di Dunia & Indonesia

    Posting Komentar untuk "Ilmuwan Bangkitkan Virus Raksasa Berumur 30.000 Tahun + Foto Penampakan"