Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Perubahan Sosial, Faktor Pendorong Dan Faktor Penghambat

teori-teori-perubahan-sosial
Add caption

faktasantuy.com - Pengertian Perubahan Sosial – Manusia merupakan makhluk sosial yg hidupnya tidak bisa terlepas dari manusia lainnya. Sebagai makhluk sosial, manusia tentunya berinteraksi antar sesama dgn bahasa komunikasi yg bermacam-macam. Hal tersebut lalu menjadi faktor adanya perubahan sosial yg terjadi pada sebuah masyarakat.

Kebanyakan manusia yg hidup di dunia ini tentunya ingin adanya perubahan dia sendiri maupun kelompok masyarakatnya. Hal tersebut lantas membuat manusia terus berpikir, bergerak, & bertindak supaya bisa berubah dari sisi sosial, ekonomi, & sampai politik. Terutama di bidang sosial manusia cenderung mudah utk berubah bagus sebab pengaruh luar maupun dlm.

Berikut ini penjelasan lengkap seputar perubahan sosial. Mulai dari Arti perubahan sosial dalam masyarakat, arti perubahan sosial menurut parah ahli, teori perubahan sosial, faktor pendorong perubahan sosial, faktor penghambat perubahan sosial, ciri ciri perubahan sosial, akibat perubahan sosial, bentuk perubahan sosial, dll.

Pengertian perubahan sosial menurut para ahli

Sebetulnya ada banyak arti tentang perubahan sosial. Banyak pakar yg mengemukakan tentang arti perubahan sosial dalam masyarakat. Walaupun demikian, arti perubahan yg dikemukakan oleh beberapa pakar memiliki hakekat yg sama.

Berikut ialah arti perubahan sosial menurut beberapa ahli (teori perubahan sosial):

KARL MARX

Definisi Perubahan sosial ialah perubahan-perubahan yg terjadi sebab perkembangan teknologi atau kekuatan produktif sebuah masyarakat & hubungan antara kelas-kelas sosial yg berubah.

Mengingat bahwa Karl Marx ini merupakan pencetus teori kapitalisme, jadi ia mengaitkan perubahan sosial dgn kelas-kelas sosial & aktifitas perekonomian.

SELO SOEMARDJAN

Teori Perubahan sosial ialah segala perubahan yg terjadi pada beberapa lembaga masyarakat dlm sebuah lingkungan tergolong dlm hal nilai sosial, sikap, & pola periaku antara kelompok-kelompok dlm masyarakat. Jadi, menurut Selo Soemardjan perubahan sosial tersebut luas & menyeluruh.

3. EMILE DUKHEIM

Faktor Perubahan sosial bisa terjadi sebagai hasil faktor-faktor ekologis & demografis, yg bisa mengubah kehidupan masyarakat dari kondisi yg tradisional yg kental dgn nilai-nilai solidaritas mekanis ke dlm kondisi masyarakat modern yg kental dgn nilai solidaritas organik.

GILLIN

Perubahan sosial didefinisikan sebagai perubahan yg terjadi sebagai sebuah variasi dari cara hidup yg sudah diterima sebab adanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun difusi atau pertemuan-pertemuan baru dlm masyarakat.

MAC IVER

Beliau berbicara bahwa pengertian perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yg terjadi dlm hubungan sosial atau perubahan kepada keseimbangan hubungan sosial.

RAJA

Beliau berbicara bahwa perubahan sosial adalah segala perubahan yg terjadi pada lembaga masyarakat yg bisa mempengaruhi sebuah sistem sosial.

KINGSLEY DAVIS

Perubahan sosial artinya perubahan yg terjadi pada struktur & fungsi sebuah masyarakat.

SAMOEL KOENIG

Perubahan sosial merupakan modifikasi dari pola kehidupan masyarakat.

WILLIAM F. OGBURN

Perubahan sosial sebagai kebudayaan yg mencakup unsur-unsur kebudayaan material maupun non-material yg menekankan adanya pengaruh yg besar dari unsur-unsur kebudayaan material dan unsur-unsur non-material.

Pengertian perubahan sosial secara umum

Jadi, secara umum perubahan sosial bisa diartikan sebagai perubahan yg terjadi pada masyarakat terkait dgn norma, nilai-nilai, & beberapa pola kehidupan manusia. Pada dasarnya setiap manusia tersebut mengalami perubahan yg disengaja atau tidak disengaja.

Perubahan antara satu manusia maupun sebuah masyarakat tersebut berbeda-beda. Hal tersebut dikarenakan setiap kelompok masyarakat atau individu memiliki kekuatan & pemikiran yg berbeda-beda.

Ada kalanya perubahan tersebut terjadi dgn cepat & ada pula yg terjadi lambat. Jadi, kita tidak bisa menyamakan kelompok masyarakat atau individu satu dgn yg lainnya.

Baca selanjutnya: Latar Belakang DREAM CATHER Gantungan Penangkal Mimpi Buruk

Teori perubahan sosial

Suatu perubahan sosial tersebut bisa terjadi sebab adanya modifikasi dlm tatanan sebuah masyarakat dlm kondisi tertentu. Sebuah kondisi yg bisa menyebabkan terjadinya perubahan sosial yg bisa dilihat berdasarkan teori-teori perubahan sosial yg ada. Berikut ialah beberapa teori tentang perubahan sosial:

TEORI EVOLUSI

Teori evolusi ini sebetulnya tetap berpijak pada teori Evolusi Darwin serta dipengaruhi oleh pemikiran Herbert Spencer. Dlm hal perubahan sosial teori evolusi ada dua pemikir yg berpengaruh yakni Emile Dukheim & Ferdinand Tonnies.

Menurut Emile Dukheim perubahan terjadi sebab adanya evolusi yg mempengaruhi perorganisasian masyarakat terutama dlm hal menjalin hubungan kerja.

Sementara tersebut menurut Ferdinand Tonnies menganggap bahwa perubahan sosial terjadi dari masyaraakat yg cenderung sederhana menjadi masyarakat yg lebih besar berdasarkan hubungan terspesialisasi & impersonal.

Jadi teori evolusi berbicara bahwa perubahan sosial memiliki arah yg tetap serta dialami oleh setiap masyarakat. Berdasarkan teori evolusi ini perubahan sosial terjadi dengan cara perlahan & berangsur-angsur dari awal sampai akhir, artinya melewati proses yg panjang.

TEORI FUNGSIONALIS

Tokoh teori Manfaatonal ialah William Ogburn, dimana ia berbicara bahwa walaupun unsur-unsur masyarakat saling berkaitan satu sama lain, tetapi kecepatan perubahan tersebut terjadi tidak sama.

Teori fungsionalis membahas bahwa perubahan sosial terjadi hanya mengambil unsur-unsur yg bagus saja, yg berguna & menguntungan bagi kehidupan sosial sebuah masyarakat.

Tidak seluruh unsur perubahan sosial memberi fungsi & keuntungan bagi kehidupan masyarakat sebab sebagian juga bahkan ada yg mengacaukan tatanan masyarakat.

TEORI KONFLIK

Teori konflik dipengaruhi oleh pemikiran Karl Marx & Ralf Dahrendord. Menurut Karl Mrx konflik sosial menjadi faktor tejadinya perubahan sosial yg menjadi sumber yg terpenting. Menurut Ralf Dahrendord setiap perubahan sosial yg terjadi merupakan hasil dari konflik kelas sosial di sebuah masyarakat.

Demikian, perubahan sosial bisa berupa konflik. Konflik terjadi sebab adanya pertentangan kelas antara kelas atas atau penguasa dgn kelas bawah atau kelompok tertindas yg berpengaruh kepada perubahan sosial.

TEORI SIKLIS ATAU SIKLUS

Tokoh terpengaruh dlm teori siklis ini ialah Arnold Toynbee & Oswald Spenger. Menurut Arnold Toynbee perubahan sosial yg terjadi di masyarakat bisa dijelaskan dgn konsep-konsep kemasyarakatan yg berhubungan antar satu dgn yg lainnya yakni tantangan.

Menurut Oswald Spenger perubahan sosial terjadi seperti perkembangan masyarakat yg dari empat tahap seperti halnya manusia yg melewati tahap anak-anak, remaja, dewasa, & masa tua.

Ciri-ciri perubahan sosial

Suatu perubahan sosial tersebut bisa dikatakan sebagai perubahan sosial apabila memiliki beberapa ciri-ciri tertentu diantaranya ialah:

BERKELANJUTAN

Pada dasarnya perubahan sosial tersebut terus menerus terjadi & berkembang. Setiap masyarakat rutin mengalami perubahan bagus cepat maupun lambat.

DILAKUKAN SECARA DISENGAJA

Perubahan sosial yg terjadi di masyarakat dilsayakan dengan cara sengaja. Kesengajaan tersebut ada yg terbukti direncanakan maupun tidak. Seperti halnya seorang pencipta ponsel awalnya berguna utk memudahkan komunikasi.

Hasilnya lalu menjadikan banyak orang melek teknologi & komunikasi. Bahkan hal tersebut bisa mengakibatkan sosialisasi antar sesama dengan cara langsung tidak terlaksana dgn bagus.

BERSIFAT IMITATIF

Setiap kelompok masyarakat yg hidup berdampingan mereka saling mempengaruhi satu sama lain. Dengan cara disengaja maupun tidak hal tersebut bakal membuat sekelompok masyarakat bakal meniru hal-hal yg menguntungkan & berguna bagi sebuah kelompok. Contohnya seperti gaya tampilan rumah & gaya berpakaian.

SERING MENIMBULKAN KONTROVERSI

Beberapa bentuk perubahan sosial memunculkan perselisihan utk sebagian orang. Seperti halnya adanya teknologi mesin yg membuat seluruh pekerjaan menjadi mudah & terjangkau bagi sebuah perusahaan. Hal tersebut tentunya memenyesalkan para pekerja atau buruh jadi memunculkan aksi protes.

DISORGANISASI SEMENTARA

Perubahan sosial yg terjadi dgn cepat bakal memunculkan disorganisasi. Disorganisasi sendiri merupakan kondisi yg kacau dikarenakan penyesuaian dari beberapa unsur sosial di sebuah masyarakat.

Kemudian disorganisasi tersebut biasanya diikuti dgn reorganisasi yg sedemikian rupa supaya mencapai sebuah tatanan masyarakat yg bagus & teratur.

TERJADI DIMANA-MANA

Pada dasarnya perubahan sosial tersebut bisa terjadi dimana saja pada masyarakat tradisional maupun modern. Hanya saja yg membedakan ialah kecepatan terjadinya perubahan seperti halnya masyarakat modern cenderung lebih mudah & cepat mengalami perubahan sosial.

Sebaliknya utk masyarakat tradisional cenderung lambat sebab mereka tetap sangat memegang teguh budaya istiadat serta hidupnya yg berada di daerah yg jauh dari keramaian.

Dampak perubahan sosial

Perubahan sosial yg terjadi di sebuah masyarakat memiliki akibat tersendiri kepada tatanan sosial di lingkungan masyarakat. Secara umum akibat terjadinya perubahan sosial ada dua yakni akibat positif & negatif.

DAMPAK POSITIF

Salah satu akibat positif yg bakal dirasakan ialah peningkatan taraf pendidikan seperti ilmu pengetahuan & teknologi.

DAMPAK NEGATIF

Secara singkat, akibat negatifnya bisa berupa perubahan budaya istiadat pada satu suku/bangsa jadi jati diri bangsa tersebut sendiri lambat laun bakal menghilang.

Baca selanjutnya: Pengertian Kriminalogi, Teori Kriminalogi dan Tujuannya

Bentuk perubahan sosial

Ada banyak bentuk perubahan sosial yg terjadi di masyarakat. Hal tersebut dikarenakan setiap masyarakat memiliki karakteristik yg berbeda. Begitu pula dgn status sosial yg ada di masyarakat juga tidak sama. Berikut ialah bentuk-bentuk perubahan sosial:

PERUBAHAN STRUKTURAL

Perubahan struktural merupakan perubahan sosial yg mendasar jadi memunculkan pengaruh yg besar di sebuah masyarakat. Perubahan struktural ini biasanya terjadi dari tingkat atas sampai bawah sebab sifatnya yg lumayan kuat.

Seperti halnya perubahan sistem pemerintahan dari monarki ke demokrasi yg mengharuskan unsur-unsur pemerintahan berubah pula.

PERUBAHAN BESAR DAN KECIL

Perubahan besar merupakan perubahan yg menygkut banyak hal & memunculkan pengaruh yg besar di masyarakat. Contohnya seperti adanya industrialisasi yg sanggup mengubah sosial, kebudayaan & perekonomian masyarakat dari agraris menuju masyarakat industri.

Sementara tersebut perubahan kecil merupakan perubahan yg hanya menygkut persoalan kecil serta memunculkan sedikit pengaruh di sebuah masyarakat.Seperti halnya perubahan tampilan rumah & gaya berpakaian yg hanya tampak dari luar saja & sedikit mempengaruhi tatanan masyarakat terutama utk hal-hal yg mendasar.

PERUBAHAN CEPAT DAN LAMBAT

Perubahan cepat merupakan perubahan sosial yg prosesnya begitu cepat atau sering disebut dgn revolusi. Perubahan cepat tersebut bisa terjadi sebab terencana maupun tidak terencana. Biasanya perubahan ini berawal dari konflik & ketegangan yg terjadi antar sebuah kelompok masyarakat.

Perubahan lambat merupakan perubahan sosial yg membutuhkan waktu lumayan lama juga dr beberapa tahap tertentu. Bisa jadi perubahan ini bermula dari perubahan kecil dengan cara perlahan & terus menerus. Perubahan ini bisa terjadi tanpa adanya rencana atau kesengajaan pihak yg bersangkutan.

PERUBAHAN YANG DIKEHENDAKI DAN TIDAK DIKEHENDAKI

Perubahan yg dihendaki merupakan perubahan sosial yg terjadi dgn adanya rencana & perdiksi terlebih dahulu oleh pihak yg bersangkutan di sebuah masyarakat. Pihak yg menyiapkan perubahan sosial di sebut agent of change yg berasal dari dlm sebuah kelompok masyarakat maupun luar & individu.

Sementara perubahan yg tidak dikehendaki merupakan perubahan sosial yg terjadi tanpa adanya perdiksi & perencanaan terlebih dahulu oleh pihak yg terkait.

Perubahan semacam ini biasanya memunculkan hal-hal yg tidak diharapkan oleh masyarakat sebab terjadi di luar jangkauan jadi pihak bersangkutan yg tidak menyiapkan antisipasi.

Faktor pendorong perubahan sosial

Secara umum ada dua hal yg mempengaruhi perubahan sosial yakni faktor eksternal & internal. Faktor eksternal merupakan faktor yg berasal dari luar kelompok masyarakat atau individu. Sementara faktor internal merupakan faktor yg berasal dari dlm kelompok masyarakat atau diri sendiri individu. Nah berikut faktor pendorong perubahan sosial:

Baca selanjutnya: Pengertian Struktur Sosial: Ciri, Contoh, Bentuk, Manfaatnya

FAKTOR EKSTERNAL

Diantara faktor eksternal yg mempengaruhi perubahan sosial ialah peperangan. Sebuah kelompok masyarakat atau daerah yg terjadi peperangan bakal mengubah tatanan sosial dlm lingkungan masyarakat tersebut. Peperangan yg terjadi bakal banyak merusak fisik maupun nonfisik sebuah masyarakat.

Bencana alam juga mempengaruhi perubahan sosial. Bencana alam dengan cara langsung bisa merusak fisik lingkungan masyarakat bahkan nonfisik seperti mental masyarakat. Hal tersebut  membuat sebuah masyarakat menjadi trauma fisik & mental.

FAKTOR INTERNAL

Ada beberapa faktor internal yg mempengaruhi perubahan sosial di sebuah masyarakat diantaranya ialah sistem pendidikan yg maju. Pendidikan yg maju membuat banyak penduduk yg terjamin nilai hidupnya. Mereka bisa memperbaiki taraf hidup sesudah menempuh pendidikan yg lumayan tinggi.

Sikap toleransi bisa mendorong terjadinya perubahan sosial sebab seorang yg memiliki sikap tersebut cenderung terbuka & saling menghargai. Toleran kepada kebudayaan luar membuat masyarakat lebih mudah menerimanya jadi bisa mempengaruhi lingkungan sosial masyarakat.

Orientasi hidup ke masa depan menjadi pedorong terjadinya perubahan sosial. Kelompok masyarakat atau individu tentunya memiliki orientasi hidup yg bagus. Karena itu mereka berusaha dgn keras bagus melewati pendidikan maupun ekonomi supaya tercapai orientasi tersebut.

Keadaan masyarakat yg majemuk membuat sebuah kelompok mayarakat mudah mengalami perubahan sosial. Keragaman masyarakat tersebut saling bersentuhan jadi bakal menghasilkan sebuah tatanan baru dari hasil percampuran kebudayaan masyarakat yg majemuk.

Faktor penghambat perubahan sosial

Faktor penghambat perubahan sosial, di dunia ini tetap ada beberapa masyarakat yg susah mengalami perubahan sosial budaya disebabkan beberapa hal. Diantara faktor penghambat perubahan sosial ialah budaya istiadat atau kebiasaan yg kental.

Suatu mayarakat yg tetap memegang teguh budaya istiadat yg cenderung susah mengalami perubahan sosial. Lalu ditambah lagi dgn prasangka kurang baik kepada kebudayaan luar. Jadi, mereka lebih menolak kebudayaan luar yg berusaha masuk di lingkungan masyarakat.

Begitu pula dgn masyarakat tradisional yg sangat susah utk berubah. Mengingat mereka jauh dgn perkembangan teknologi & informasi. Kehidupan masyarakat tradisional sangat kental dgn kebiasaan lama & tidak mengenal tentang perkembangan dunia luar.

Sementara ideologi yg kuat tentang perubahan sosial dalam masyarakat menjadi terhambat. Kelompok atau individu yg memegah teguh sebuah ideologi cenderung berpikir sempit.

Nah itulah artikel perubahan sosial yang isi materinya tentang Pengertian perubahan sosial secara umum, arti perubahan sosial menurut parah ahli, teori perubahan sosial, faktor pendorong perubahan sosial, faktor penghambat perubahan sosial, ciri ciri perubahan sosial, akibat perubahan sosial, bentuk perubahan sosial, dll.

Baca selanjutnya: 

Posting Komentar untuk "Pengertian Perubahan Sosial, Faktor Pendorong Dan Faktor Penghambat"