Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Contoh Teks Tantangan Tentang Peraturan, Pendidikan, Sampah

teks-tantangan
Contoh teks tantangan singkat

faktasantuy.com - Contoh Teks Tantangan Singkat – Seperti yg kita ketahui bahwa teks tantangan ini mengandung informasi bantahan dlm perdebatan di masyarakat dgn ciri-ciri nya memiliki 3 struktur yakni:
  1. Pengantar (Isu), 
  2. Argumen (menentang), 
  3. Simpulan (Saran).

Sebuah teks tantangan wajib dibekali dgn data & argumen hingga bisa memperkuat bantahan tersebut. Disini kita hanya memberi 3 contoh saja yakni mengenai sampah, pendidikan, & sekolah. Apabila anda ingin mengenal contoh teks tantangan mengenai narkoba maka baca pd artikel selanjutnya ya.

Contoh Teks Tantangan Peraturan


Judul: Larangan membawa hp ke sekolah

Pengantar
Ketika ini hp (ponsel) telah dipakai di kalangan masyarakat Indonesia tak terkecuali dipakai anak-anak. Banyak anak yg berani bawa hp ke sekolah, padahal sekolah melarang hal itu. Sekolah memberi larangan bawa hp beserta alasan yg disertai bukti. Tak jarang guru memergoki muridnya sedang asik bermain hp ketika pelajaran berjalan.

Argumen
Menurut beberapa kalangan, munculnya larangan bawa hp ke sekolah tidak sesuai dgn kurikulum 2013. Sebab siswa butuh media referensi mengenai pelajaran yg sedang dipelajari, umpamanya mengunjungi situs belajar Faktakah.com. Tak jarang banyak orang tua yg menyuruh anaknya utk rutin bawa hp dgn alasan komunikasi & berjaga-jaga apabila ada hal yg terjadi diluar dugaan.

Simpulan
Sehingga sebagai solusi, pihak sekolah diminta utk memikirkan kembali mengenai kebijakan larangan bawa hp di sekolah. Pihak sekolah wajib mempertimbangkan dengan cara detail akibat positif & negatif dari larangan tersebut.

Contoh Teks Tantangan mengenai Pendidikan

Judul: Alokasi Dana Pendidikan

Pengantar
Puluhan siswa kelas 1 hingga 3 SD di Merangin, Jambi wajib belajar di ruang kelas bekas rumah dinas yg tidak pantas pakai. Dikarenakan keterbatasan ruangan & tidak adanya perhatian dari pemerintah setempat. Apabila tidak ada anak-anak yg memakai seragam sekolah, bangunan ini terlihat seperti tempat tinggal biasa.

Namun siapa sangka ruangan 4×6 meter ini ialah ruang kelas SD Negeri 143 Kungkai II di Kecamatan Merangin, Jambi. Dinding kayu ruangan bercelah dimana-mana, atap sekolah hampir ambruk & lapuk. Telah 5 tahun kondisi terus seperti ini. 60 siswa kelas 2 hingga 3 SD mesti belajar di ruang sempit ini.

Argumen
Dulu ini merupakan rumah dinas utk para guru. Tapi sebab keterbatasan ruangan kelas, pihak sekolah terpaksa memakai rumah dinas ini sebagai ruang kelas. Siswa mendapat hak belajar di ruangan yg aman & layak. Apalagi siswa kelas satu SD yg baru saja masuk sekolah.

Simpulan
Padahal alokasi dana utk pendidikan di Kabupaten Merangin, Jambi tidaklah sedikit. Jumlahnya mencapai Rp 2,3 triliun. Pertanyaannya, kemanakah jumlah dana utk pendidikan? Kita nantikan hingga kapan anak-anak bangsa ini belajar di ruangan yg tidak pantas pakai.

Contoh Teks Tantangan Mengenai Sampah

Judul: Sampah Sungai Ciliwung

Pengantar
Diperkirakan sebelumnya bahwa dlm kurun waktu 100 tahun saja sungai-sungai di Jakarta telah mengalami penurunan penumpukan sampah Pada abad ke 19, air sungai di Jakarta tetap bening hingga bisa dipakai utk mandi, mencuci pakaian, & minum.

Argumen
Zaman kini terus ada arus urbanisasi ke Jakarta, kondisi salah satu sungai di jakarta yakni Ciliwung terus amburadul. Banyaknya pemukiman kumuh di Jakarta membuat Ciliwung berubah menjadi tempat pembuangan sampah & tinja terpanjang di dunia.

Simpulan
Sehingga kita lihat kini alangkah mirisnya kondisi Ciliwung, sebab tingkah laku manusia yg seenaknya sendiri membuang sampah sembarangan. Bisakah kita menambah kesadaran khususnya dlm hal membuang sampah? Seharusnya kita bisa, kita tunggu saja semoga kedepan sungai Ciliwung bisa bebas dari sampah.

Itulah 3 contoh teks tantangan pendek lengkap dgn strukturnya. Semoga dgn adanya artikel contoh teks tantangan ini maka dapat menambah wawasan kamu jika ingin menantang.

Wajib baca:

Posting Komentar untuk "3 Contoh Teks Tantangan Tentang Peraturan, Pendidikan, Sampah"