Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

√ Pengertian Sistem Akuntansi: Unsur, Perbedaan, Komponen, Rancangan

Faktasantuy.com - Unsur Sistem Akuntansi – Pengertian, Kriteria, Perbedaan, Komponen, Rancangan : Unsur yang terdapat suatu sistem akuntansi saling terkait antar satu dan lainnya, sehingga dapat dilakukan pengolahan data mulai dari awal transaksi sampai dengan pelaporan yang dapat dijadikan sebagai informasi akuntansi. Nah apa itu sistem akuntansi? terangkan mengenai sistem akuntansi?


Pengertian Sistem Akutansi

Fungsi utama dalam sistem akuntansi yaitu mendorong seoptimal mungkin agar sistem tersebut mampu menghasilkan berbagi informasi akuntansi yang terstruktur dengan tepat waktu, relevan dan dapat dipercaya. Unsur yang memiliki suatu sistem akuntansi saling berkaitan satu sama lainnya, sehingga dapat dilakukan pengolahan data mulai dari awal transaksi hingga dengan pelaporan yang bisa dijadikan sebagai informasi akuntansi. Unsur utama dalam sistem akuntansi yakni formulir catatan yang terdiri dari jurnal, buku besar, buku pembantu dan laporan yang di hasilkan. Serta terdapat pula unsur-unsur pokok seperti yang dikemukan oleh Mulyadi dalam bukunya sistem akuntansi.

Kriteria Sistem Akutansi

Dari definisi ini pengertian umum kriteria sistem akutansi yakni sebagai berikut:

  1. Terdiri dari unsur-unsur yakni dari sub sistem yang lebih kecil yang tersusun pula kelompok unsur yang membentuk subsistem tersebut.
  2. Yakni merupakan bagian yang terpadu sistem yang bersangkutan Unsur-unsur sistem berhubungan erat satu dengan lainnya dan sifat serta kerja sama antarunsur sistem mempunyai bentuk tertentu.
  3. Kemudian bekerja sama untuk mencapai tujuan yang memiliki tujuan tertentu.
  4. Berupa bagian dari sistem lain yang lebih besar

Unsur Sistem Akuntansi

  1. Buku Besar atau general ledger, Terdiri dari rekening yang digunakan untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya di dalam sebuah jurnal. Rekening ini disatu pihak dapat dilihat sebagai sebuah tempat untuk menggolongkan data keuangan di pihak lain dapat dipandang pula sebagai sumber informasi keuangan untuk penyajian laporan keuangan.
  2. Formulir, yakni berupa dokumen yang digunakan untuk merekam peristiwa terjadinya transaksi, dengan formulir ini data yang bersangkutan dengan transaksi yang direkam pertama kali dijadikan dasar dalam pencatatan.
  3. Jurnal, yakni catatan akuntansi pertama kali yang digunakan untuk mencatat, menggolongkan serta meringkas data keuangan dan data lainnya. Serta terdapat kegiatan peringkasan data, yang hasil peringkasannya kemudian di-posting ke rekening yang bersangkutan dalam buku besar.
  4. Buku Pembantu (Susbsidiary Ledger) Yakni terdiri dari rekening pembantu yang merangkup rincian data keuangan yang tercantum dalam rekening tertentu dalam buku besar. Buku besar dan buku pembantu merupakan catatan akuntansi akhir yang berarti tidak ada catatan akuntansi lain lagi sesudah data akuntansi diringkas dan digolongkan dalam rekening buku besar dan buku pembantu.


Perbedaan Sistem Dan Prosedur

Sistem disebutkan sebagai suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan, kemudian Prosedur diartikan sebagai suatu urutan kegiatan klerikal, yang pada umumnya melibatkan beberapa orang dalam suatu  satu departemen atau lebih, yang dibuat guna menjamin penanganan transaksi perusahaan yang terjadi berulang-ulang. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem terdiri dari jaringan prosedur, sedangkan prosedur merupakan urutan kegiatan klerikal untuk mencatat informasi dalam formulir, jurnal dan buku besar (menulis, menggandakan, menghitung, memberi kode, mendaftar, memilih, memindahkan dan membandingkan). Sistem dalam suatu struktur terpadu berupa sumber fisik dan komponen lainnya untuk mengubah data menjadi informasi akuntansi, dengan tujuan memberikan informasi yang berguna bagi berbagai pemakai.

Komponen Utama Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi yakni merupakan satu sistem informasi di antara berbagai sistem informasi yang digunakan oleh manajemen dalam mengelola perusahaan. Setiap sistem ini terdiri dari blok-blok bangunan yang membentuk sistem tersebut. Komponen bangunan sistem informasi terdiri dari enam blok yaitu sebagai berikut:

  1. Blok Masukan ( input blok ) yakni berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem informasi beserta metode dan media yang digunakan untuk menangkap dan memasukkan data tersebut ke dlm sistem.
  2. Blok Keluaran (output blok) Berupa informasi yang bermutu dan dokumen untuk semua tingkat manajemen dan semua pengguna informasi baik intern ataupun ekstern. Output dari blok ini merupakan faktor utama yang menentukan blok-blok lain dalam suatu sistem informasi, jika keluaran tidak sesuai dengan kebutuhan pemakai informasi, perancangan blok masukan, model, teknologi, basis data dan pengendalian tidak ada manfaatnya.
  3. Blok Model yang terdiri dari logico mathematical models yg mengolah masukan serta data yang disimpan, dengan berbagai macam cara untuk memproduksi keluaran (dapat mengkombinasikan unsur-unsur data menjadi suatu laporan ringkas ) contoh: laba = pendapatan – biaya
  4. Blok Pengendalian Untuk melindungi semua sistem informasi dari bencana dan ancaman, seperti bencana alam, api, kecurangan, kegagalan sistem, kesalahan dan penggelapan, penyadapan, ketidak efisienan, sabotase, dan kejahatan.
  5. Blok Teknologi Menangkap masukan, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan menyampaikan keluaran, serta mengendalikan seluruh sistem.\
  6. Blok Basis data Merupakan tempat untuk menyimpan data yang digunakan untuk melayani kebutuhan pemakai informasi.

Rancangan Sistem Akuntansi

Beberapa cara yang dapat dirancang guna menjamin perlindungan dan kelancaran jalannya sistem informasi adalah:

  1. Penggunaan sistem pengelolaan catatan
  2. Pengembangan rancangan induk sistem informasi
  3. Penerapan pengendalian akuntansi
  4. Membuat prosedur dan penggunaan alat-alat pengamanan serrta pengendalian akses kedalam sistem informasi
  5. Pembuatan rencana darurat apabila sistem informasi gagal
  6. Penerapan prosedur seleksi karyawan
  7. Pembuatan dokumentasi lengkap terkait sistem informasi yg digunakan perusahaan
  8. Perlindungan dari bncn api dan putusnya aliran listrik
  9. Membuat sistem penunjang unit mengantisipasi kegagalan sistem informasi yang digunakandan membuat tempat penyimpanan data diluar presh sbg cadangan

Nah itulah artikel materi sistem akuntansi. Apabila kamu ingin bertanya mengenai sistem informasi akuntansi, sistem akuntansi pemerintahan dan sistem akuntansi keuangan daerah, silakan ketik di kolom komentar dibawah. Baca juga: 13 Peran Manajerial

Tag: sistem akuntansi, sistem informasi akuntansi, informasi akuntansi, sistem informasi keuangan, pengeluaran kas, akuntansi keuangan daerah, sistem pencatatan persediaan, sistem informasi akuntansi diterapkan dalam perusahaan untuk sistem informasi akuntansi manajemen, sistem pencatatan akuntansi, sistem pencatatan perpetual, sistem akuntansi biaya, myob akuntansi, sistem akuntansi keuangan daerah, sistem akuntansi pembelian, sistem periodik akuntansi, sistem akuntansi pengeluaran kas, sistem perpetual dan periodik, prosedur akuntansi, prosedur penjualan tunai, sistem periodik dan perpetual, sistem akuntansi persediaan, sistem akuntansi manajemen, sistem pembukuan, sistem informasi akuntansi penjualan

Posting Komentar untuk "√ Pengertian Sistem Akuntansi: Unsur, Perbedaan, Komponen, Rancangan"