Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Contoh Kalimat Persuasi: Pengertian, Ciri dan Cara Penulisannya

kalimat-persuasif

Faktasantuy - Kalimat persuasif. Pada hari ini kita akan membahas pengertian kalimat persuasif & contoh kata persuasif. Nah apa itu kata kata persuasif? dan apa saja contoh kalimat persuasi? Silakan teman-teman simak kalimat persuasif berikut ini ya. Baca juga: Kalimat definisi adalah?

Pengertian Kalimat Persuasif

Kalimat persuasif adalah suatu kalimat yang dalam hal ini bertujuan untuk meyakinkan serta membujuk orang lain supaya mau mengikuti atau membeli produk yang diiklankan. Kalimat ini sering terdapat dalam produk periklanan supaya dapat lebih membujuk orang lain untuk membeli produk yang iklankan, kalimat-kalimat yang tertulis juga harus menarik dan mengikuti perkembangan zaman. Untuk hal ini kalimat persuasif juga hampir sama dengan slogan, akan tetapi slogan hanya terdiri dari 4 hingga 5 kata-kata yang menarik serta mengikuti perkembangan zaman. Berbeda dengan kalimat persuasif yang bebas terdiri dari berapa suku kata akan tetapi tidak menghilangkan unsur menarik mengajak serta mengikuti perkembangan zamannya. Baca juga:

Kalimat persuasif juga dapat berbentuk paragraf, paragraf persuasif adalah suatu bentuk karangan atau paragraf yang memiliki tujuan untuk menyakinkan orang lain baik pendengar maupun pembaca untuk melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penulis dengan cara memberikan alasan dan prospek yang baik.

Biasanya kalimat persuasif ada pada reklame iklan, kalimat ajakan persuasif pada reklame bertujuan untuk mengajak pembaca untuk menggunakan produk yang dijual penjual. Kalimat yang digunakan pada iklan bersifat persuasif artinya hanya semata untuk mengajak pembaca.

Ciri-Ciri Kalimat Persuasif

Adapun ciri-ciri kalimat persuasif, yaitu sebagai berikut:

  1. Kalimat persuasif merupakan kalimat bersifat ajakan.
  2. Karena tidak jauh berbeda dengan kalimat perintah, kalimat persuasif menggunakan tanda seru.
  3. Kalimat persuasif biasa digunakan dalam iklan, slogan, himbauan dan yang lainnya.
  4. Sangat sering menggunakan kata-kata persuasif, seperti ayo, marilah, dan lain sebagainya.
  5. Kalimat persuasif ditulis dengan sangat menarik, bahkan diberi rima yang agar orang-orang yang membacanya akan selalu mengingatnya.

Contoh Kalimat Persuasif

Beberapa contoh kalimat persuasif, ialah sebagai berikut:

  1. Buang sampah pada tempatnya!
  2. Mari rajin berolahraga!
  3. Olahraga yang teratur!
  4. Ayo berolahraga dengan teratur!

Kalimat nomor 2 dan 4 merupakan kalimat persuasif karena memiliki sifat ajakan dan tidak hanya menyuruh secara langsung seperti pada kalimat nomor 1 dan 3, kalimat nomor 1 dan 3 disebut juga dengan kalimat perintah.

Agar pembaca mengikuti apa yang disampaikan di dalam kata kata persuasif tersebut, biasanya kalimat persuasif diikuti dengan kalimat-kalimat pendukung yang kuat, sehingga pembaca atau pendengar akan merasa yakin dan melakukannya. Kalimat persuasif dan kalimat-kalimat penjelas tersebut akan membentuk menjadi suatu paragraf yang disebut dengan paragraf persuasif.

Pengertian Paragraf Persuasif

Istilah persuasif berasal dari alihan bentuk kata persuation (bahasa Inggris). Bentuk kata persuation merupakan turunan dari kata persuade yang artinya membujuk atau meyakinkan. Jadi paragraf persuasif berupa suatu paragraf yang isinya menyatakan suatu ajakan, bujukan, atau himbauan terhadap sesuatu dengan harapan agar pembaca mau mengikuti apa yang dilontarkan oleh penulis.

Ciri-Ciri Paragraf Persuasif

Ciri paragraf atau karangan persuasif, yakni sebagai berikut.

  1. Paragraf persuasif bertujuan atau berusaha meyakinkan seseorang atau pembaca.
  2. Paragraf persuasif bertujuan atau berusaha membuat pembaca tergerak untuk melakukan hal yang dikehendaki penulis.
  3. Dalam paragraf persuasif biasanya ditampilkan dengan berlandaskan ilustrasi atau alat bukti yang disebut evidensi.
  4. Paragraf persuasif memusatkan pada perasaan ataupun emosi pembaca.
  5. Dalam paragraf persuasif terdapat kata kunci seperti penggunaan kata ayo, agar, supaya, marilah, atau kata lain yang sifatnya mengajak.

Syarat Penyusunan Paragraf Persuasif

Dalam menyusun paragraf persuasif dengan baik, terdapat 3 syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

  1. Kredibilitas, penulis harus memahami persoalan yang ditulisnya dengan baik. Hal ini akan terlihat dari diksi, struktur kalimat, serta gaya bahasa yang digunakan penulis. Selain itu penulis harus jujur kepada pembaca sehingga kepercayaan akan muncul pada diri pembacanya.
  2. Kemampuan mengidentifikasi emosi, penulis harus jeli untuk dapat mengobarkan emosi dan sentimen pembaca.
  3. Bukti-bukti, penulis memiliki kemampuan memberikan bukti-bukti mengenai suatu kebenaran dari tulisan tetsebut.

Langkah-Langkah Penulisan Paragraf Persuasif

Adapun langkah-langkah menulis paragraf persuasif sebagai berikut.

  1. Menentukan topik karangan.
  2. Mengumpulkan data.
  3. Menyusun kerangka paragraf.
  4. Mengembangkan kerangka paragraf.

Contoh - Contoh Kalimat Persuasi

3 Contoh dibawah ini adalah contoh kalimat persuasi dalam bentuk paragraf untuk mengajak orang:

Contoh Paragraf Persuasi 1

Masyarakat Hindu di Bali memiliki upacara kematian yang sangat unik dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ritual unik ini disebut dengan ngaben. Ngaben merupakan ritual pembakaran mayat sebagai simbol penyucian roh orang yang telah meninggal.

Karena dalam pelaksanaannya membutuhkan berbagai perlengkapan dengan biaya yang cukup besar, maka tidak semua orang telah meninggal bisa langsung di aben. Jenazah yang belum di aben biasanya akan dikubur terlebih dahulu hingga menunggu perlengkapan ngaben telah siap. Jika ingin melihat ritual yang sangat unik ini, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Provinsi Bali karena Upacara Ngaben dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat Hindu di Bali.

Contoh Paragraf Persuasi 2

Pendidikan merupakan salah satu sarana dan wadah untuk menghasilkan penduduk yang berkualitas sebagai modal pembangunan. Tingkat pendidikan seseorang sangat berpengaruh bagi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang amat sangat penting di abad ke-21 ini. Indonesia sebagai negara berkembang, masih memiliki tingkat pendidikan yang bisa dibilang masih cukup rendah.

Menurut data United Nation Development Programmer (UNDP), tingkat pendidikan masyarakat Indonesia berada di peringkat 124 dari 187 negara yang disurvei. Tingginya angka putus sekolah karena tidak adanya biaya yang mungkin menjadi penyebab rendahnya tingkat pendidikan masyarakat Indonesia ini. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggungjawab seluruh komponen bangsa untuk membantu mereka yang membutuhkan agar dapat melanjutkan pendidikannya.

Contoh Paragraf Persuasi 3

Pencemaran Sungai Ciliwung sudah sangat parah dan dapat digolongkan sebagai pencemaran lingkungan tingkat berat. Rumah tangga merupakan penyumbang terbesar sampah di Sungai Ciliwung. Jika kondisi ini terus menerus berlanjut, sejumlah daerah yang menggantungkan sumber air dari Sungai Ciliwung dikhawatirkan akan mengalami krisis. Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga lingkungan perlu ditanamkan secara kuat kepada masyarakat dari sejak dini. Jika lingkungan terjaga maka masyarakat juga yang akan diuntungkan.

Nah itulah artikel kalimat persuasif adalah kalimat mengajak. Semoga artikel arti kalimat persuasi ini dapat menyelesaikan tugas sekolah kamu ya. Apabila kamu ingin bertanya mengenai pengertian kata persuasif dan contoh kata persuasifsilakan ketik di kolom komentar dibawah. Baca juga: 

Lain kali admin akan membuat contoh kalimat persuasif dalam teks negosiasi dan contoh kalimat persuasif iklan, ditunggu saja ya.

Posting Komentar untuk "7 Contoh Kalimat Persuasi: Pengertian, Ciri dan Cara Penulisannya"