Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

√ 3 Jenis Latar : Pengertian, Fungsi & Contohnya

Faktasantuy - Latar adalah. Pada hari ini kita akan membahas definisi latar. Nah latar adalah? apa contoh latar? apa rumusan masalah? Silakan teman-teman simak juga contoh latar belakang berikut ini ya. Baca juga: Kalimat Tanya

Pengertian Latar

latar
Apa pengertian latar? Latar atau tumpu “setting” cerita, latar artinya sebagai gambaran tempat waktu, atau segala situasi di tempat terjadinya peristiwa. Serta erat kaitannya dengan tokoh atau pelaku dalam suatu peristiwa. Itulah sebabnya, latar juga sangat mempengaruhi suasana peristiwa, pokok persoalan dalam cerita dan tema cerita. Baca juga : teks anekdot adalah

Pengertian Latar Menurut Para Ahli

Adapun  beberapa pengertian latar menurut para ahli, yaitu sebagai berikut:

1.Indrawati (2009:64,) pengertian Latar atau setting merupakan tempat, waktu, dan suasana yang digunakan dalam suatu cerita

2. Kusnadi Dkk (2009:60), definisi Latar tempat atau latar waktu dalam karya sastra akan mempengaruhi inti cerita dan pengambilan nilai-nilai yang ingin diungkapkan pengarang.

3. KBBI (2001:501), latar berkaitan dengan keterangan mengenai waktu, ruang dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra.

4. Menurut Suparmin (2009:54), latar ialah sesuatu keadaan yang melingkupi pelaku dalam sebuah cerita.

Dari beberapa pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa maksud latar yaitu tempat, waktu dan suasana yang digunakan dalam suatu cerita yang akan mempengaruhi inti cerita dan pengambilan nilai-nilai yang ingin dijelaskan oleh pengarang, melingkupi keadaan pelaku dalam sebuah cerita. Baca juga: Apa itu indeks buku?

Fungsi Latar

Latar berfungsi untuk memberikan suatu gambaran yang jelas agar supaya peristiwa-peristiwa yang terjadi pada suatu karya sastra benar-benar terjadi atau memberikan informasi yang jelas mengenai situasi didalam sebuah cerita.

Jenis-Jenis Latar

Adapun beberapa jenis dari latar, yaitu sebagai berikut ini:

1. Latar Waktu

Saat dimana tokoh ataupun si pelaku melakukan sesuatu pada saat kejadian peristiwa dalam cerita yang sedang telah terjadi. Seperti misalnya: hari ini, pagi hari, masa lalu, siang hari, sore hari, malam hari, dizaman dulu, dimasa depan dan lain sebagainya.

2. Latar Tempat

Tempat dari tokoh atau si pelaku mengalami peristiwa didalam cerita. Seperti misalnya: didalam goa, di bangunan tua, di sebuah gedung, dilautan, didalam hutan, di sekolah, disebuah pesawat, di ruang angkasa dan lain sebagainya.

3. Latar Suasana

Situasi apapun yang terjadi ketika saat si tokoh atau si pelaku melakukan sesuatu. Seperti misalnya: saat senang, sedih, galau, gembira, lelah dan lain sebagainya.

4. Latar Alat

Peralatan apapun yang dibutuhkan atau digunakan si pelaku dalam suatu cerita, seperti misalnya: kapak, tombak, pistol, pedang, buku, pulpen dan lain sebagainya.

Contoh Latar Cerita

Batu Golog

Cerita dari Nusa Tenggara Barat

Pada masa dulu, di Daerah Padamara dekat Sungai Sawing, hiduplah sebuah keluarga yang miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain. Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka selalu berjalan ke desa-desa menawar-kan tenaganya untuk menumbuk padi.

Apabila Inaq Lembain menumbuk padi, maka kedua anaknya pun turut serta pula. Pada suatu hari, inaq sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya diletakkannya di atas sebuah batu ceper di dekat tempat inaq bekerja.

Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat anaknya duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti terangkat, maka si anak sulung mulai memanggil ibunya: “Ibu batu ini semakin tinggi.” Namun sayangnya Inaq sedang sibuk bekerja dan tidak menghiraukan anaknya.

Inq menjawab “Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk,” kata Inaq tanpa memerhatikan anaknya.

Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak tersebut kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq tetap saja sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.

Batu itu semakin lama semakin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Barulah Inaq tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada. Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq.

Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan, doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. Dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya. Batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong sebab menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian kedua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu sebab ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh, sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.

Sementara kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Si anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Karena keduanya berasal dari manusia, maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.

Nah itulah artikel arti latar. Semoga latar cerita ini dapat menyelesaikan tugas sekolah kamu ya. Apabila kamu ingin bertanya mengenai ,,, silakan ketik di kolom komentar dibawah. Baca juga: Pengertian cerita fiksi

Lain kali admin akan membuat contoh latar cerita dan penjelasannya, ditunggu saja ya.

Soal: jelaskan latar belakang munculnya perubahan budaya? 

Baca juga: Materi teks diskusi

Posting Komentar untuk "√ 3 Jenis Latar : Pengertian, Fungsi & Contohnya"